Medan, PCNU Kota Medan | Adakan kembali kegiatan rutinan yang disebut dengan Lailatul Ijtima’. Kegiatan ini pernah dilaksanakan tahun 2022, namun seiring dengan tuntutan hidup dan kesibukan yang semakin tinggi, serta berbagai rutinitas yang tidak mengenal waktu, maka praktis kegiatan Lailatul Ijtiima’ ini sempat terhenti.
Lailatul Ijtima’ ini adalah imbauan Pengurus Wilayah NU (PWNU), maupun Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang mengharapkan semua kepengurusan NU di semua tingkatan saat ini agar senantiasa mengadakan acara pertemuan bulanan tersebut dikarenakan hari ini urusan Jam’iyah semakin banyak, dan banyak pula di antara urusan-urusan itu begitu rumit pemecahannya, termasuk sangat banyak Nahdliyin sudah mulai meninggalkan kebiasaan-kebiasaan mengkaji ilmu serta mengajarkan ilmu pun juga meninggalkan Masjid.
Lailatul ijtima’ ini adalah malam kita berkumpul untuk mendapatkan dan menghidupkan sunnah nabi dan Rasulullah Muhammad SAW, untuk bertukar ilmu dan menambah ilmu kita, supaya kita lebih dekat kepada beliau dan menambah wawasan dalam ilmu pengetahuan agama, yang didalamnya dalam tataran PCNU Kota Medan akan membahas berbagai disiplin ilmu seperti Aqidah, Fikih dan Akhlak serta Sejarah Islam, ujar Dr. H. Muhammad Nuh Siregar, S.Ag., M.A., selaku Ketua Paniti dalam kegiatan tersebut.
Sementara itu, Ketua PCNU Kota Medan KH. Sutan Syahrir Dalimunthe, S.Ag., M.A., mengatakan bahwa kegiatan Lailatul Ijtima’ ini digelar di Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Medan Kota bertempat di Pondok Pesantren Darul Hikmah TPI Pimpinan Rais MWCNU Medan Kota KH. Yose Rizal, S.Ag., M.A., dengan undangan yang terdiri dari Pengurus Cabang NU Kota Medan termasuk Lembaga dan Pengurus MWCNU se-Kota Medan.
Menurutnya, kegiatan ini nantinya akan terus digelar secara rutin dan bergilir di MWCNU se-Kota Medan lainnya seperti yang telah dijadwalkan setiap tiga minggu sekali yang akan datang di MWC Medan Baru, MWCNU Medan Johor dan MWCNU Medan Belawan.

