Medan, PCNU Medan Online | Sekteraris Nahdlatul Ulama Kota Medan (NU Kota Medan) Irham Jamia Hasibuan meminta aparat penegak hukum menutup Lapak Judi di Jl. Mekar Sari, Pasar 7 Marelan, Desa Manunggal. Hal itu dikatakannya kepada Media pada 26 /02/2024 di kantor NU Medan Jl. Palang Merah Medan.
Dia mengatakan, dari informasi yang kami peroleh Lapak judi tersebut sudah berlangsung lama beroperasi namun hingga saat ini masih luput dari pantauan aparat Hukum, padahal intruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan agar menindak tegas seluruh jenis perjudian. Sayangnya instruksi orang nomor satu di tubuh Polri itu sepertinya tidak diindahkan oleh anak buahnya, Apakah Intruksi tersebut tidak berlaku untuk lapak judi di pasar 7 Marelan, katanya.
Buktinya, hingga kini belum juga ada tindakan dari pihak aparat penegak hukum setempat maupun wilayah, sehingga lokasi judi terbesar di Sumatera Utara yang katanya Lasvegas di sumatera utara itu mulus dan aman beroperasi tanpa ada hambatan bahkan untuk memasuki area lapak itu pun sulit, katanya untuk itu Kapoldasu bersama jajarannya diminta tutup segera lokasi diduga diduga tempat perjudian di Jalan Mekar Sari, Pasar 7 Marelan, itu.
Sebab, tempat diduga lokasi perjudian terbesar di Provinsi Sumatera Utara ini sangat merusak generasi bangsa, jangan sampai ada terkesan pembiaran dan menambah kurang percayanya masyarakat pada aparat penegak hukum katnya kami berharap Kapolda Sumatera Utara agar segera menertibkan Lokasi yang diduga perjudian tersebut, jangan sampai Hukum kalah dengan perjudian yang jelas melanggar hukum, tutup nya.

