HomeWartaMerawat Jagad merupakan Perintah Allah | Lailatul Ijtima MWCNU Medan Perjuangan

Merawat Jagad merupakan Perintah Allah | Lailatul Ijtima MWCNU Medan Perjuangan

Lailatul Ijtima Medan Perjuangan

Medan Perjuangan | Sabtu, 6 September 2025 dilaksanakan Lailatul Ijtima (Malam Berkumpul) oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Medan bersama MWCNU Medan Perjuangan mengambil Tema : “Memperkokoh Paham Ahlussunnah Wal Jamaah dalam Rangka Merawat Jagad Membangun Peradaban”

Pada malam minggu kemaren melibatkan sekitar 150 Orang dari Unsur Pengurus Majelis Wakil Cabang beserta Muslimat NU Medan Perjuangan, Pengurus BKM Masjid se-Medan Perjuangan, Majelis Taklim dan Pengajian Ibu-Ibu serta Jamaah sekitar Masjid dan Kelurahan Sidorame Timur Medan Perjunagan Lailatul Ijtima diadakan di Masjid Ubudiyah Jl. Permai No. 100 Kelurahan Sidorame Timur.

Acara ini dihadiri oleh Lurah Sidorame Timur yang mewakili Camat Medan Perjuangan dalam sambutannya Dofi Efiansyah, SE sangat mengapresiasi acara malam berkumpul Warga NU di Medan Perjuangan dan berharap dapat terjadi sinergi dan kolaborasi seluruh unsur masyarakat terutama dalam rangka ikut memberi Pencerahan serta Menjaga Keluarga dan warga masyarakat dari pengaruh-pengaruh buruk Narkoba, Geng Motor serta penyakit masyarakat lainnya sehingga dapat tercipta keamanan dan ketertiban dalam masyarakat yang sangat komplek akhir-akhir ini untuk mewujudkan Medan ”BERTUAH” yang Inklusif, Maju dan Berkelanjutan.

Dalam Kesempatan yang sama Kepala KUA Medan Timur H. Ramlan, S.Ag., MA juga sangat menyambut baik kegiatan ini dimana permasalahan masyarakat dapat diminimalisir dengan penguatan pemahaman keagamaan dimana banyak paham-paham keagamaan yang keluar atau bahkan bertentangan dengan Pemahaman Ahlussunah Wal Jamaah terutama di Medan Perjuangan sebagai Kecamatan yang cukup padat sehingga mudah muncul paham-paham yang lari atau bahkan tidak sesuai di masyarakat yang dapat menimbulkan keresahan serta bibit-bibit perpecahan yang dimulai dari tingginya semangat berkeagamaan yang salah paham dan paham salah. Diharapakan dengan peran NU sebagai Organisasi Keagamaan yang ikut mendirikan Bangsa Indonesia dianggap wajib ikut menjaga dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk terus berdiri tegak dan kokoh serta tidak mungkin bakal ikut menciptakan perpecahan dalam Masyarakat yang Majemuk.

Pemahaman Ahlussunah Wal Jamaah sebagai Paham terbanyak yang dianut oleh Mayoritas Umat Muslim di Indonesia perlu dijaga, dan tidak perlu merasa takut dengan banyak munculnya paham-paham lain diluarnya, karena biasanya tidak banyak pengikutnya, namun begitupun yang perlu diperkuat dan dijaga adalah Keluarga karena NU juga sudah hadir dan berusaha untuk menciptakan Keluarga Maslahat karena Keluarga maslahat adalah keluarga yang bahagia, sejahtera, dan harmonis yang dapat memenuhi kebutuhan pokok (primer) lahir dan batin, serta berkontribusi positif bagi masyarakat. Konsep ini mengacu pada prinsip-prinsip syariat Islam, yaitu menjaga lima perkara pokok : agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta, agar tercipta keberkahan dan kemaslahatan dalam rumah tangga dan masyarakat.

Dalam hal terkecil untuk merawat jagad dimulai dari Keluarga dengan menanamkan Pemahaman Aqidah yang kuat pondasinya terutama karena kita hidup di atas Bumi maka muncul Kewajiban kita menjaga tempat kita hidup dan tinggal di atas Jagad, dimana tercipta sebuah peradaban manusia yang Maslahat untuk Umat dan Manusia. Allah juga memerintahkan manusia untuk menjaga tiga hal yaitu Ukhuwah Basyariyah (Kemanusiaan), Ukhuwah Wathaniyah (Kebangsaan) dan Ukhuwah Islamiyah (Sesama Muslim) demikian disampaiakn Narasumber KH. Sutan Sahrir Dalimunthe, S.Ag., MA dalam Materinya di Lailatul Ijtima tersebut. (IJH)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Paling Populer